Selasa, 09 Maret 2010

Arsenal vs Porto


 Porto  tertinggal 2-0 atas Arsenal pada babak pertama, berniat membalikkan keadaan dengan bermain lebih terbuka.

Klub Portugal itu terus berusaha menekan Arsenal melalui serangan-serangan dari sayap. Namun, The Gunners coba menahan dengan memasukkan Emanuel Eboue, yang lebih bertipe defensive , guna menggantikan Rosicky di menit 57.

Berhasil, sisi kanan Arsenal berhasil meredam gerakan sayap Porto. Malah, The Gunners sukses menambah keunggulan, ketika pada menit 63, Samir Nasri, yang bermain luar biasa pada pertandingan itu, bergerak dari sayap kanan.

Alih-alih mengumpan bola ke tengah, Nasri dengan elegan terus menusuk pertahanan Porto, dengan sukses melewati tiga pemain sekaligus sebelum melesakkan tendangan keras ke arah gawang, yang tidak dapat dihentikan Helton, Arsenal unggul 3-0.

Tidak hanya itu, melalui serangan balik yang cepat, Arshavin sukses membawa bola dari daerah pertahanan sendiri sampai ke depan kotak penalti, kemudian memberikan assist matang pada Eboue, yang menggocek bola terlebih dulu sebelum menjaringkan bola ke dalam gawang Porto di menit 66.

Merasa sudah unggul, Arsene Wenger mengistirahatkan dua pemain. Samir Nasri diganti Denilson, sementara Arshavin memberi kesempatan pada Walcott.

Jelang akhir laga, kubu Arsenal kembali bersorak, saat wasit menunjuk titik putih usai pelanggaran yang dilakukan bek Porto. Eksekusi yang berhasil diemban oleh Bendtner, membuat sang penyerang muda ini sukses membuat hattrick pertamanya. Secara keseluruhan, Arsenal unggul lima gol tanpa balas.


sumber.www.rakyatmerdeka.co.i


Tidak ada komentar:

Posting Komentar